MENGAPA ORANG MENGALAMI DEPRESI?
Sebelum membahas lebih jelas mengapa orang mengalami depresi, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa sih yang dimaksud dengan depresi itu sendiri?
Depresi adalah gangguan perasaan (afek) yang
ditandai dengan afek disforik (kehilangan kegembiraan/gairah) disertai dengan
gejala-gejala lain, seperti gangguan tidur dan menurunnya selera makan. Penelitian mengatakan depresi merupakan gangguan alam
perasaan yang ditandai dengan munculnya pandangan negatif terhadap peristiwa
yang terjadi. Depresi biasanya terjadi saat stres yang dialami
oleh seseorang tidak kunjung reda. Depresi juga dapat menyerang semua kalangan, dan tidak memandang usia.
Penyebab - Penyebab Depresi :
1. Disruptive mood dysregulation disorder. Sering disebut sebagai gangguan bipolar pada anak-anak, karena gangguan ini terjadi pada anak-anak ( <18 tahun) dengan gejala cepat marah dan sering melakukan perbuatan ekstrim di luar kontrol.
2. Persistent depressive disorder. Bentuk ringan tapi kronis dari depresi. Dikatakan kronis karena gejala depresi dapat bertahan selama 2 tahun.
3.Premenstrual dysphoric disorder. Timbulnya gejala perubahan mood, cepat marah, dan gejala depresi yang terjadi selama minggu terakhir sebelum haid dan berkurang saat haid, kemudian menghilang setelah haid.
4.Depresi perinatal. Bentuk lebih serius dari baby blues(gangguan mood) yang dialami oleh wanita setelah melahirkan. Depresi perinatal dapat terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan. Keadaan ini mengakibatkan ibu sulit untuk melakukan aktivitas baik untuk dirinya atau untuk anaknya.
5. Depresi disertai gejala psikosis.
6. Gangguan Bipolar.
1. Disruptive mood dysregulation disorder. Sering disebut sebagai gangguan bipolar pada anak-anak, karena gangguan ini terjadi pada anak-anak ( <18 tahun) dengan gejala cepat marah dan sering melakukan perbuatan ekstrim di luar kontrol.
2. Persistent depressive disorder. Bentuk ringan tapi kronis dari depresi. Dikatakan kronis karena gejala depresi dapat bertahan selama 2 tahun.
3.Premenstrual dysphoric disorder. Timbulnya gejala perubahan mood, cepat marah, dan gejala depresi yang terjadi selama minggu terakhir sebelum haid dan berkurang saat haid, kemudian menghilang setelah haid.
4.Depresi perinatal. Bentuk lebih serius dari baby blues(gangguan mood) yang dialami oleh wanita setelah melahirkan. Depresi perinatal dapat terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan. Keadaan ini mengakibatkan ibu sulit untuk melakukan aktivitas baik untuk dirinya atau untuk anaknya.
5. Depresi disertai gejala psikosis.
6. Gangguan Bipolar.
Nah untuk penjelasan lebih dalam cek slide dibawah ini ya!!

keren ppt nya, good job! ditunggu post an berikutnya❤
BalasHapusMantap blognya,sangat bermanfaat 👍
BalasHapusGood, sangat bermanfaat
BalasHapusMantap sisterr
BalasHapusTerimakasih ,sangat bermanfaat
BalasHapusKeren postnya. Menarik kontennya. Gud lahh ✌✌
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusbagus, sangat bermanfaat :)
BalasHapusSangat bermanfaat dan menambah wawasan
BalasHapusNice blog! Semangat terus kakak
BalasHapusSangat membantu, terima kasihh 👍👍
BalasHapussangat menarik
BalasHapussangat bermanfaat:)
BalasHapusNice blog, jangan remehkan depresi!!
BalasHapusSangat bermanfaattt
BalasHapusTerimakasih telah sharing
BalasHapusSangat bermanfaat
Semangat ya :)
Wah seneng deh bacanya
BalasHapusmantul
BalasHapusmakasih mbak, jadi saya tau bagaimana cara menghindari depresi.
BalasHapusMenarik sekali thnku
BalasHapusMakasih infonya sangat bermanfaat dalam mengatasi stress
BalasHapusGokil 👍
BalasHapusMantull
BalasHapusTerima kasih ppt nya sangat bermanfaat☺️
BalasHapusPptnya menarik dan bemanfaat
BalasHapusWhat a good ppt. Thankyou~
BalasHapusThanks for your infromation
BalasHapus